Langsung ke konten utama

Bengkel dan Toko Sepeda di Banjarbaru

..masih belum ada yang memenuhi harapan saya.  Ini terkait dengan harga spare part, ketersediaannya, juga keberadaan bengkel sepeda untuk seting sepeda yang pas.

Untuk bengkel, saya pernah mencoba bertanya di sebuah bengkel kecil tentang sesuatu hal yang seharusnya biasa, yaitu tentang BB alias bottom bracket, bagian sepeda tempat nyangkutnya crank, bahkan pemilik bengkel tak mengenal bagian kecil itu..

Kemudian untuk spare part, saya kebetulan mencari shifter, atau operan gigi yang biasa dibilang.  Stok lama nggak ada, sementara yang baru, tak baru-baru amat juga sih, harganya sungguh luar biasa, agak mahal sih menurut saya.

Ya memang trend sepedaan disini tak semeriah di bagian lain negara ini. 
Kalaupun sekarang ada yang lagi rame, sebatas sepeda untuk cross country yang shockbreaker-nya mentul-mentul itu.   Juga sepeda BMX yang sedang digandrungi anak-anak, mungkin akibat pengaruh positif sebuah sientron yang tayang di televisi

Lha saya sendiri kalo disini malah jarang sepedaan.  Puanas seringkali menjadi alasan untuk sepedaan jauh-jauh..

Di sisi lain, mungkin hal ini dikarenakan bengkel sepeda motor dan mobil lebih ngehitz di kota kecil ini.  Mungkin ini semacam petunjuk agar saya mencoba membuka toko dan bengkel sepeda. ..


Maunya..

Komentar

  1. waaahhh... ini mirip sama template blog saya duluuuuu :D :D


    -Fay

    BalasHapus
  2. petunjuknya itu, mantap. realisasikan!

    *mencium aroma penembakan kiwod*

    BalasHapus
  3. @fay
    hoo iya memang :D

    @Mhd Wahyu Nz
    ndak ada itu niatan begitu, percayalah hihi

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang (pamer) jam tangan

 saya sebenarnya termasuk manusia yang jarang sekali pakai jam tangan, dan terakhir saya cuma punya satu jam digital, yang saya beli sebenernya karena ada fitur ngukur SPO2 alias saturasi udara- gara-gara pandemi covid itulah.. itupun Honor band 5i yang termasuk paling murah di kelasnya.. dan ajaibnya, walaupun pas pake jam tangan itu, tetap saja lebih sering ngecek waktu via hape hehe.. dan kalimat itu juga kurang lebih yang saya sampaikan di postingan mb Eno di blognya tentang jam tangan .. trus tau-tau beberapa waktu lalu, dia bilang mau ngirimin saya sesuatu, jauh-jauh hari sih sebelum saya kasih komentar tentang jam tangan itu, trus akibat komen saya itu, mb Eno buka kartu tentang apa yang dia kirimin ke saya itulah yang kemarin paketnya sampai dan isinya langsung saya pakai, dan masih rajin saya pakai sampai nyaris seharian tadi hehe lha saya ga nyangka aja dikasih jam tangan sama temen baru saya itu. makasih banyak lho, smoga saya inget pesannya untuk jangan lagi nengok hape saa