Kamis, 27 Februari 2014

25 Februari, 23:20

aku tertidur di kursi jejer tiga di lorong itu, di depan sebuah ruangan di batas kota, kala mendengar tangis pertamamu mengetuk telingaku.lalu menengokmu dari gorden yang sedikit terbuka di sudut jendela.

tenang saja kau disana, ya.
aku lagi menemani umimu, disini...

---
aku ingin menuliskan lebih banyak lagi, tapi kehabisan kata-kata
hanya selamat datang, melengkapi keriuhan ketiga kakak-kakakmu:)

3 komentar:

fay mengatakan...

dedek baru ya.. :) selamat yaaaa om warm :)

*semoga saya tidak salah menterjemahkan :)

Anonim mengatakan...

waaaaa, welcoming new baby born...
congrats om... *bener kan?

wxrm mengatakan...

@fay + @fannie, kalian benar sekali dan terimakasih ya tante2 :)

Posting Komentar

tentang rusuh

jadinya, akibat soal pemilu yang tak berkesudahan ini, karena tentu saja pihak yang tak mau kalah, keras kepala dan super nyebelin, ditambah...

 
;