Langsung ke konten utama

Tamu dari Alam Lain

Dari berapa tempat yang sudah menjadi tempat kediaman saya, rasanya tiap kali itu pula berhubungan dengan makhluk-makhluk dari dunia lain, syukurnya tak pernah menampakkan diri secara langsung dan semoga mereka-mereka itu tak pernah mempunyai niat untuk sekedar narsis di hadapan saya :|  

Tapi inilah daftar kejadian yang berkenaan dengan makhluk gaib dari alam sebelah sana, terkait dengan tempat-tempat kediaman saya dari dulu.

Rumah orangtua
Alhamdulillah, di rumah waktu kecil tak pernah berkenalan dengan makhluk dari dunia lain, kecuali saat salah seorang tetangga merasa ada melihat seseorang yang duduk di atas motor abah, yang memang selalu terparkir di teras rumah.  Dan sudah jelas tak ada yang iseng duduk di atas motor pas lewat tengah malam.

Asrama sekolah
Dulu waktu SLTA, saat pertama masuk wajib masuk asrama.  Tampaknya kamar-kamar asrama yang ditinggalkan penghuninya selama liburan kenaikan sekolah menarik perhatian makhluk lain untuk lalu lalang di dalamnya.  Beberapa teman merasakan sudah bangkit dari tempat tidur karena merasakan ditindih sesuatu yang luarbiasa berat saat malam hari.

Saya sendiri, pernah sekali saat subuh di kamar mandi yang berjejer empat, mendengar seseorang ikutan sibuk mandi di kamar mandi tepat di samping saya.  Saat dikonfirmasi sama teman-teman seasrama, tak ada satupun yang menyatakan mandi sedinihari diwaktu itu, buset ! :|

Kos
Setengah sadar waktu kos sekitar duapuluh tahun yang lalu, saya melihat dua sosok samar berwarna putih, berdiri mengamati tepat di sisi tempat tidur, dan sejak saat itu juga saya memutuskan untuk tidak lagi tidur dengan lampu yang dimatikan.

Sementara kawan satu kos yang iseng menantang seandainya benar ada penghuni lain di kos saya untuk menampakkan diri dihadapannya, harus berpikir dua kali untuk melakukan tantangan yang kedua kalinya.  Karena sepanjang malam tak bisa bangkit dari tempat tidur karena ditiban sesuatu yang tak kasat mata.

Kontrakan di Dharmawangsa
Saya pikir waktu ngontrak disitu dulu sekitar sepuluh tahun yang lalu, tak ada masalah apa-apa, selain panas kota Surabaya yang luarbiasa sepanjang siang hari.  Sampai satu saat, teman perempuannya kawan saya, lari kencang-kencang ke depan gang.  Menurut pengakuannya, dia melihat sosok wanita yang muncul lalu menghilang, ke arah kamar saya :|  Dan kejadian itu terulang kembali beberapa waktu kemudian.  Saya hanya bisa berdoa semoga itu makhluk tak pernah punya niat iseng untuk tiba-tiba muncul dan menyapa saya :|


Kontrakan di Bakung.
Saya pikir di rumah tengah kota Jogja ini pasti makhluk-makhluk halus tak bakal betah, soalnya suasana kampung relatif rame dan terang begini.  Ternyata fakta itu terbantahkan, saat suatu hari honey bertanya kepada saya.
"Abang tadi ada makan telor?"
"Nggak ada tuh, kenapa emang ?"
"Tadi perasaan ngerebus telor tiga biji, terus dimakan satu, lalu ini kenapa cuma tersisa sisa satu?"
... hening....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang (pamer) jam tangan

 saya sebenarnya termasuk manusia yang jarang sekali pakai jam tangan, dan terakhir saya cuma punya satu jam digital, yang saya beli sebenernya karena ada fitur ngukur SPO2 alias saturasi udara- gara-gara pandemi covid itulah.. itupun Honor band 5i yang termasuk paling murah di kelasnya.. dan ajaibnya, walaupun pas pake jam tangan itu, tetap saja lebih sering ngecek waktu via hape hehe.. dan kalimat itu juga kurang lebih yang saya sampaikan di postingan mb Eno di blognya tentang jam tangan .. trus tau-tau beberapa waktu lalu, dia bilang mau ngirimin saya sesuatu, jauh-jauh hari sih sebelum saya kasih komentar tentang jam tangan itu, trus akibat komen saya itu, mb Eno buka kartu tentang apa yang dia kirimin ke saya itulah yang kemarin paketnya sampai dan isinya langsung saya pakai, dan masih rajin saya pakai sampai nyaris seharian tadi hehe lha saya ga nyangka aja dikasih jam tangan sama temen baru saya itu. makasih banyak lho, smoga saya inget pesannya untuk jangan lagi nengok hape saa