Langsung ke konten utama

Simplicity Fraternity Confidenty

Itu nama seorang gadis, 16 tahun, asal Sukabumi, pinter main gitar, nyanyinya bagus banget, ikutan audisi Indonesian Idol 201'4 tadi malam, tapi entah setan apa yang sedang menyelimuti Anang, Dhani dan Tantri sehingga mengatakan 'No' dan tidak memberikan golden tiket ke babak selanjutnya.

Alasan Dhani, karena too jazzy?  Alasan Anang yang tak pernah begitu jelas dan sering ngomongin kalimat 'pokoknya aku tak suka', dan Tantri tampaknya cuma kena racun ikut-ikutan berkata tidak dengan asalan yang entahlah apa maunya.

Audisi itu semakin terasa aneh dan songong tampaknya, saya kembali menduga ending acara ini akan antiklimaks seperti yang lalu-lalu, yang mana pemenangnya tak jua begitu ngetop sampai sekarang.

.....
Penampilan Simply bisa disimak disitu jika belum melihatnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..