Langsung ke konten utama

Blog Auk Mati Lagi

Jadi, mendadak saat dicek, blog saya yang satu itu tak bisa dibuka sama sekali, entahlah domain dan hostingnya yang mungkin sudah expired.  Sementara saat saya menanyakannya pada ahlinya yang mengurusi hal begituan, beliaunya sedang dalam kondisi setengah sadar menuju alam mimpi, kasian saya mengganggunya.  Baiknya posting disini sajalah.

Dari kemarin, saya ingin posting tentang wawancara imajiner, antara saya sendiri yang mewawancarai diri saya sendiri (hening).  Aneh sepertinya, tapi biarlah toh siapa jua yang sudi mewawancarai saya dan dalam rangka apa juga coba haha.  Mari disimak saja sesi wawancara gadungan ini.

--

Lagi sibuk, mas ? eh atau manggilnya apa nih? Om?
Apa saja lah mas, bebas, eh saya manggil situ apaan? mas saja ya, biar akrab.  Saya barusan pulang sepedaan, biasa lah ke Pakem tiap minggu pagi, biar eksis.  Situ pernah ke Pakem?

Belum pernah, om. Lagian kan seharusnya saya yang nanya, bukan balik ditanya, gimana sih
Oh iya ya, maaf, lanjutkan, tak usah esmosi, mas


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..