Langsung ke konten utama

Koeis Djoem'at : Spesies

berhubung mendadak saya tak bisa login ke blog auk, maka sementara koeis djoem'at hari ini pindah kesini, semoga para penggemar mau memakluminya #halagh

jadi untuk pemenang koeis djoem'at kemarin, saya putuskan saja yang mendapatkan buku keren bin unik itu adalah yang pertama kali menjawab benar, itulah dia mbak christin.  bukunya silakan ambil sendiri ke kantor panitia :D  untuk yang lain jangan kecewa karena koeis hari ini soalnya lebih mudah.

Jadi tadi, pas ngejemput Q pulang sekolah, dia memamerkan hasil karyanya di sekolah, berupa karya potong tempel dari kertas dan gelas akua bekas.  Katanya itu perwujudan dari salah satu jenis binatang di atas muka bumi ini.


Pertanyaannya, spesies hewan apakah sebenarnya hasil prakarya Q seperti terlihat di bawah ini ?


Ditunggu jawabannya di kolom komentar, hadiahnya kali ini adalah buku (lagi) yang judulnya masih dipikirkan, pokoknya keren lah pokoknya.

Demikian,
Selamat djoem'atan.
Assalamualaikum
\m/

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..