Langsung ke konten utama

#56. tentang gitar dan tontonan akhir-akhir ini

.. entah kenapa, saat sore tadi memainkan gitar bolong di rumah yang asli saya lupa sebenernya itu punya siapa haha - jadi pengen gitar beneran, yang rada bagusan.  karena ya lagi pengen aja, bertahun-tahun gitaran malah belum pernah punya gitar yang enak.

lha gitar yg entah punya siapa itu, jadi penasaran, sebenernya punya sepupu apa ya yg kuembat sampai abadi nongkrong di rumah :))- kualitasnya ya pas-pasan, kadang disetem aja susah, terutama senar ke empat.  tapi kucoba besok-besok ganti senar dulu, deh.

etapi namanya gitar lokal pas-pasan itu, ya suaranya ya gitu-gitu aja, apalagi ditambah dengan kemampuan gitaran yang tak juga meningkat sejak abad entah kapan. ya liat besok dah.

kalo tentang postingan sebelumnya yang rada error itu-- yaudahlah, sudah cukup lama rada bosen dengan hal-hal yang itu-itu sajam ditambah perasaan semacam: aku seharusnya not been there. haish bingung mengungkapkannya.

kalau tontonan akhir-akhir ini, ya nonton yutub aja, terutama vincent and desta. dan lagu-lagu semacam skid row, lagi seneng dengan Wasted Time yang padahal jarang kudenger, skarang kok ya jadi terasa keren sekali.  oiya ini juga gara-gara punya TWS pertama: QCY T1C-- earbuds yang enak sekali di telinga, harganya juga cuma 159 ribu di toped.

Jadi ya begitulah postingan random yang rada kacau balau ini, diketik di jam 01.20 dinihari, sambil nonton TOnightShow yang bintang tamunya Adhisty Zara, wah kacau vindest di tonightshow skarang keikut-ikutan channel vindest, ada omongan yang rada ga terkontrol.

Jadi, begitulah.  Pengen posting walau rada ngantuk ya gini. Oiya ini belum ngantuk bener karena akhir-akhir ini sering mampir warung kopinya temen, jadi mata masih cukup melek.


Komentar

  1. Aku lagi nonton Naif mulu nih. Sedih mereka bubar

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, nah itu chanel yutub david bayu jg bagus dipantengin

      Hapus
  2. suami lg seneng nonton yutub vindest juga. dah kuwanti-wanti kalo ada bocah di-pause dulu videonya. soalnya aku juga suka nyuri-nyuri dengar juga tapi khawatir kalo bocahnya niruin vindest :)))))

    BalasHapus
    Balasan
    1. lha iya, kalo ga teriak anjing, pasti membahas kelamin, edun.. :)) parahnya kyknya gaya di vindest kebawa2 ke acara toniteshow skarang ini :))

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

jejak bubin Lantang

jika ditanya salah satu kota yang ingin saya datengin sejak berpuluh tahun yang lalu, jawaban saya pastilah: Bandar Lampung.  Tentu karena nama-nama sudut kota itu lekat di otak saya, gara-gara karya bubin Lantang itulah. dan saya, akhirnya menjejakkan kaki juga di tanah impian itu.  Sengaja dari penginepan, naik gojeg ke Jl. Manggis.  Itu kalo di serial Anak-anak Mama Alin adalah lokasi rumahnya Wulansari- ceweknya 'Ra. Sedangkan di novel Bila, itu adalah jalan tempat kediamannya Puji- ceweknya Fay. di Bila, malah jelas dibilangin nomer rumahnya: empatbelas, ya persis nomer rumah saya dulu di kampung.  Melihat plang nama jalan Manggis saja saya senang tak terkira.   Apalagi habis itu menemukan rumah bernomor 14.  Dan saya baru tau kalo itu rumah pegawai perusahaan kereta api.  Rumah tua memang, persis seperti yang digambarin di buku. Belum cukup senang saya, saat berjalan ke arah barat, ternyata ujung jalan bermuara ke Pasir Gintung! Tempat legendaris yang digambarkan sebaga

#38. Tiga kali 3 Blog Favorit

Sesekali ikutan kuis di blognya orang, kebetulan masih ada aja yang suka seru-seruan bikin kuis-kuisan semacam itu hehe.  Baru mengetik satu baris pun, saya sudah terbayang blog-blog yang seringkali saya tunggu apdetannya, walau kenyataannya dari tiga blog yang saya sering tunggu-tunggu itu, ada satu yang sudah lama tenggelam dengan kesibukan dunia kerjanya. Satunya lagi apdetannya kadang-kadang tapi masih cukup sering apdet lagi sekarang, satunya lagi entahlah, dia apdet sesuai mood hehe Sebenernya banyak sih blog yang suka saya kunjungi, dan ya biasanya tentu saya kunjungi kala mereka apdet di akun feedly saya.  Tapi soal favorit, tiga ini yang otomatis kepikiran. / 1. blognya jeung Indie. https://sumpahserapahku.blogspot.com/ Gaya berceritanya bebas dan semau-maunya, ntapi rapi dan suka panjang-panjang. Gaya bahasanya asik, dan sering membawa bertualang ke jaman 80-90-an haha.  Terakhir kali apdet nyaris tiga tahun yang lalu, tapi saya tak pernah bosan menunggu beliau khilaf dan ap

#39. Takka Steel Bike Conseres (TSBC 150)

Tahun 2020 kemarin, saya melihat postingan temen saya mas Agung Nugroho di facebook yang memamerkan sepeda lipat barunya.  Unik bentuknya, double tubing -nya mengingatkan saya pada doppelganger yang dulu sempet mau saya beli dari temennya istri namun batal.  Sekilas seperti perkawinan antara troy dan doppelganger . Setelah saya cari-cari informasi, itu bikinan lokal, sepeda lipat keren itu buatan mas Adhitya Atmadja dari Karanganyar.  Yang dijual cuma berupa frameset, sistem pre order , yang waktu saya awal tertarik konon antriannya sudah beberapa bulan ke depan. Nama sepedanya Takka Steel Bike seri Conseres. Nama yang berasal dari nama putra buildernya. Menariknya lagi, harga frameset tidak begitu mahal, untuk ukuran handmade, frame sepedalipat seharga 3.25 juta masih termasuk wajar untuk sebuah karya seni.  Saya anggap begitu karena benar-benar bukan pabrikan massal, sampai saat ini, rata-rata sehari cuma menghasilkan 1 (satu) frame, makanya kudu sabar menunggu pesanan selesai.