Langsung ke konten utama

status (de)motivasi

..maksud saya adalah status atau kayakanlah apdet di media sosial, khususnya tentang motivasi dna hal yang baik-baik yang kalimatnya kadang harum berunga-bunga dan bersayap lebar kesana kemari

saya selalu mikir kalau ingin bikin status 'baik-baik' semacam itu, bikin mikir dan ngaca, selalu begitu, ya kalau dalam hal ini saya bener-bener jadi kakean mikir.  Gimana mau bikin atstus yang baik-baik apalagi memotivasi orang lain kalau diri sendiri keadaannya masih buruk dan masih jauh dari kata bagus, walau standar bagus itu rekatif, sangat relatif

makanya mending bikin status-status absurd, atau rada lucu, atau pamer makanan dan pamer apalah yang ringan-ringan, menyesuaikan dengan khittah sosmed hehehe

lalu tentang status motivasi, kalimat sebagus apapun bisa berubah menjadi demotivasi saat mood benar-benar jelek, seperti saat beberapa waktu yang lalu, sampai saya malah sempat beberapakali deactive beberapa akun sosmed saya, halagh ini kenapa ujung-ujungnya curcol..

jadi ya niat baik seseorang untuk memotivasi orang lain, seringkali memang ditangkap beda oleh penerimanya, dan itu wajar, makanya sekali lagi, mending apdet status yang konyol-konyol aja deh,  atau yang semacam itu laah

dan yaa tulisan ini, diposting untuk mengingatkan diri sendiri (lagi), untuk tidak sekali-kali untuk ga usah sok-sokan bikin status yang sok keren padahal tidak

arhgh postingan absurd!

Komentar

  1. Bener juga, kadang saya suka emosi lihat status baik2 hanya karena mood sedang tidak tepat. :D klo lihat posting makanan mah ya jelek2nya laper... Wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah kan, mari apdet status2 absurd aja #lah haha

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang (pamer) jam tangan

 saya sebenarnya termasuk manusia yang jarang sekali pakai jam tangan, dan terakhir saya cuma punya satu jam digital, yang saya beli sebenernya karena ada fitur ngukur SPO2 alias saturasi udara- gara-gara pandemi covid itulah.. itupun Honor band 5i yang termasuk paling murah di kelasnya.. dan ajaibnya, walaupun pas pake jam tangan itu, tetap saja lebih sering ngecek waktu via hape hehe.. dan kalimat itu juga kurang lebih yang saya sampaikan di postingan mb Eno di blognya tentang jam tangan .. trus tau-tau beberapa waktu lalu, dia bilang mau ngirimin saya sesuatu, jauh-jauh hari sih sebelum saya kasih komentar tentang jam tangan itu, trus akibat komen saya itu, mb Eno buka kartu tentang apa yang dia kirimin ke saya itulah yang kemarin paketnya sampai dan isinya langsung saya pakai, dan masih rajin saya pakai sampai nyaris seharian tadi hehe lha saya ga nyangka aja dikasih jam tangan sama temen baru saya itu. makasih banyak lho, smoga saya inget pesannya untuk jangan lagi nengok hape saa