Senin, 19 September 2016

Apa itu beban?

Kemarin kapan itu, seorang kawan yang barusan terpilih menjadi sesuatu dan mendapatkan penghargaan.. pokoknya temen saya nganggap bahwa sesuatu yang dia dapatkan adalah sebuah beban, bahwa dia harus mempertahankan prestasi, harus bla blah pret puih..

kemudian ada seorang lagi, kawan yang barusan lulus dari studi masternya.  Lagi-lagi ngomong tentang beban, bahwa gelar yang dia sandang adalah beban, karena harus begini begitu jaga ini jaga itu dan seterusnya dst dll etc..

kenapa sih, sesuatu yang diraih itu bagi beberapa orang malah dianggap sebuah beban?  Yang harus dipanggul dipundak dan perasaan.

Atau jangan-jangan saya yang selama ini salah menempatkan diri dalam hidup.  Apapun saya jalani, walaupun sering bikin meringis sendiri, jarang menganggap sesuatu sebagai beban, tetapi lebih sebagai ujian hidup #halaaghlebaypret

Nggak lah.  Saya adalah seseorang yang sangat percaya dengan konsep takdir.  Bahwa segala sudah digariskan. Semua sudah ditetapkan dengan detil. Mau apapun dan bagaimana pun yang dilakukan manusia, sudah sesuai dengan porsinya.  Ndak ada ceritanya sang maha pencipta ngasih yang namanya beban, yang konotasi lebih ke sesuatu yang harus dibawa dengan susah payah karena kuotanya berlebih.

Nikmati dan jalani saja hidup.  Mungkin begitu. Walaupun yaaaa kadang saya juga merasa terbebani rasa rindu saat jauh dari rumah #laaahendingnyandakjelaski..

2 komentar:

shofie syamwiel mengatakan...

lebih enak nganggepnya sebagai tantangan ketimbang beban. lebih bermakna positif gitu kayaknya om

Rd mengatakan...

mungkin begitu juga, tapi saya ya ndak gitu, ya nggak dianggep apa-apa selain memang harus terjadi ya terjadilah #pasrahmodeon :3

Posting Komentar

tentang rusuh

jadinya, akibat soal pemilu yang tak berkesudahan ini, karena tentu saja pihak yang tak mau kalah, keras kepala dan super nyebelin, ditambah...

 
;