Langsung ke konten utama

tentang abah

sebenarnya sebaiknya tak usah bercerita tentang beliau, saya selalu berusaha menahan emosi saya saat bercerita, bahkan saat bertemu abah- panggilan saya untuk bapak,

cuma, dua hari yang lalu, sehabis bertemu dengan saudara-saudara saya, saya memutuskan tidak mampir ke rumah abah, karena sudah malam.

menjelang tengah malam, salahsatu adik saya mengirimkan pesan kalau abah tidak bisa berdiri dari tempat tidurnya saat mau ke kamar mandi.

kemarin saya menengok abah, lelaki gagah itu terlihat semakin kurus dan kelelahan, bersender di dinding rumah, kegerahan juga sepertinya..

saya cuma sesekali berbicara dengan beliau, saya tak tega melihat keadaan abah sekarang- pertama melihat saya datang dan bersalaman pun abah langsung menangis begitu saja, jadi untuk mengalihkan perhatian, saya bercanda saja dengan adik ketiga saya, abah sesekali tertawa melihat tingkah kami..

kadang saya berpikir, dan berdoa- semoga saya nantinya tidak selelah beliau di saat nanti..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..