Langsung ke konten utama

tentang abah

sebenarnya sebaiknya tak usah bercerita tentang beliau, saya selalu berusaha menahan emosi saya saat bercerita, bahkan saat bertemu abah- panggilan saya untuk bapak,

cuma, dua hari yang lalu, sehabis bertemu dengan saudara-saudara saya, saya memutuskan tidak mampir ke rumah abah, karena sudah malam.

menjelang tengah malam, salahsatu adik saya mengirimkan pesan kalau abah tidak bisa berdiri dari tempat tidurnya saat mau ke kamar mandi.

kemarin saya menengok abah, lelaki gagah itu terlihat semakin kurus dan kelelahan, bersender di dinding rumah, kegerahan juga sepertinya..

saya cuma sesekali berbicara dengan beliau, saya tak tega melihat keadaan abah sekarang- pertama melihat saya datang dan bersalaman pun abah langsung menangis begitu saja, jadi untuk mengalihkan perhatian, saya bercanda saja dengan adik ketiga saya, abah sesekali tertawa melihat tingkah kami..

kadang saya berpikir, dan berdoa- semoga saya nantinya tidak selelah beliau di saat nanti..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang (pamer) jam tangan

 saya sebenarnya termasuk manusia yang jarang sekali pakai jam tangan, dan terakhir saya cuma punya satu jam digital, yang saya beli sebenernya karena ada fitur ngukur SPO2 alias saturasi udara- gara-gara pandemi covid itulah.. itupun Honor band 5i yang termasuk paling murah di kelasnya.. dan ajaibnya, walaupun pas pake jam tangan itu, tetap saja lebih sering ngecek waktu via hape hehe.. dan kalimat itu juga kurang lebih yang saya sampaikan di postingan mb Eno di blognya tentang jam tangan .. trus tau-tau beberapa waktu lalu, dia bilang mau ngirimin saya sesuatu, jauh-jauh hari sih sebelum saya kasih komentar tentang jam tangan itu, trus akibat komen saya itu, mb Eno buka kartu tentang apa yang dia kirimin ke saya itulah yang kemarin paketnya sampai dan isinya langsung saya pakai, dan masih rajin saya pakai sampai nyaris seharian tadi hehe lha saya ga nyangka aja dikasih jam tangan sama temen baru saya itu. makasih banyak lho, smoga saya inget pesannya untuk jangan lagi nengok hape saa