Langsung ke konten utama

hal-hal negatif dalam kepalaku

 akhir-akhir ini iya, hal-hal negatif berseliweran dalam kepala, ujung-ujungnya mulut saya jadi berbisa, ngomong hal-hal buruk kesana-kemari, otak pun berpikiran negatif: suudzon iya..

heran kenapa orrang lain bisa sabar dan baik sementara saya susah sekali untuk seperti itu, lama-lama kan kesel sama diri sendiri..

ohiya, tapi hal lain, barusan saya belajar, membaca pelan-pelan, bahan kuliah untuk kamis, hari yang tadi pagi saya lupa, saya pikir jadwal ngajar saya rabu, hedeuh jadi blank..

kembali, pikiran negatif: kenapa orang lain bisa rajin dan mikirnya bagus, sementara saya nggak? haish, sudahlah, postingan macam apa ini..

Komentar

  1. Hayo kenapaaa 😂

    Well, saya pun kadang pernah berpikir negatif mas, think worst case dan sejenisnya (pada beberapa hal, ini juga dibutuhkan, ya nggak? Wk) 🤣 Tapi kalau bisa sik jangan keseringan, karena betul-betul merusak mood kadang, mas 😆

    Jadi kalau sudah mulai ada tanda-tanda mau berpikir negatif, langsung cari cara untuk kembali positif, paling gampang dengan minum air mineral dan tarik napas panjang 🙈

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin karena kondisi jiwa saya lg error hehe iya juga sih ini berusaha utk tidak sering-sering, makasih tipsnya ya mb ..

      Hapus
  2. Ini mirip2 Ama yg aku rasain, kok ibu2 lain kayaknya bisa sabaaaaaaaar banget Ama anaknya, kenapa aku bawaan langsung emosi begitu mereka ga bisa ngerjain tugasnya -_- . Ntah yang salah memang karakter dari lahir udah begini, ATO aku aja yg males latihan sabar :D.

    Kayaknya harus banyak latihan sih mas, utk terbiasa selalu berpikir positif dan sabar kalo di case ku :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, itu, latihan sabar, skarang sih saya rada lumayan. Tapi biasanya masalah yg terjadi itu akibat dari dalam diriku sendiri kok, saya sadar diri jadinya tak menyalahkan siapa-siapa juga hehe

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

jejak bubin Lantang

jika ditanya salah satu kota yang ingin saya datengin sejak berpuluh tahun yang lalu, jawaban saya pastilah: Bandar Lampung.  Tentu karena nama-nama sudut kota itu lekat di otak saya, gara-gara karya bubin Lantang itulah. dan saya, akhirnya menjejakkan kaki juga di tanah impian itu.  Sengaja dari penginepan, naik gojeg ke Jl. Manggis.  Itu kalo di serial Anak-anak Mama Alin adalah lokasi rumahnya Wulansari- ceweknya 'Ra. Sedangkan di novel Bila, itu adalah jalan tempat kediamannya Puji- ceweknya Fay. di Bila, malah jelas dibilangin nomer rumahnya: empatbelas, ya persis nomer rumah saya dulu di kampung.  Melihat plang nama jalan Manggis saja saya senang tak terkira.   Apalagi habis itu menemukan rumah bernomor 14.  Dan saya baru tau kalo itu rumah pegawai perusahaan kereta api.  Rumah tua memang, persis seperti yang digambarin di buku. Belum cukup senang saya, saat berjalan ke arah barat, ternyata ujung jalan bermuara ke Pasir Gintung! Tempat legendaris yang digambarkan sebaga

#38. Tiga kali 3 Blog Favorit

Sesekali ikutan kuis di blognya orang, kebetulan masih ada aja yang suka seru-seruan bikin kuis-kuisan semacam itu hehe.  Baru mengetik satu baris pun, saya sudah terbayang blog-blog yang seringkali saya tunggu apdetannya, walau kenyataannya dari tiga blog yang saya sering tunggu-tunggu itu, ada satu yang sudah lama tenggelam dengan kesibukan dunia kerjanya. Satunya lagi apdetannya kadang-kadang tapi masih cukup sering apdet lagi sekarang, satunya lagi entahlah, dia apdet sesuai mood hehe Sebenernya banyak sih blog yang suka saya kunjungi, dan ya biasanya tentu saya kunjungi kala mereka apdet di akun feedly saya.  Tapi soal favorit, tiga ini yang otomatis kepikiran. / 1. blognya jeung Indie. https://sumpahserapahku.blogspot.com/ Gaya berceritanya bebas dan semau-maunya, ntapi rapi dan suka panjang-panjang. Gaya bahasanya asik, dan sering membawa bertualang ke jaman 80-90-an haha.  Terakhir kali apdet nyaris tiga tahun yang lalu, tapi saya tak pernah bosan menunggu beliau khilaf dan ap

#39. Takka Steel Bike Conseres (TSBC 150)

Tahun 2020 kemarin, saya melihat postingan temen saya mas Agung Nugroho di facebook yang memamerkan sepeda lipat barunya.  Unik bentuknya, double tubing -nya mengingatkan saya pada doppelganger yang dulu sempet mau saya beli dari temennya istri namun batal.  Sekilas seperti perkawinan antara troy dan doppelganger . Setelah saya cari-cari informasi, itu bikinan lokal, sepeda lipat keren itu buatan mas Adhitya Atmadja dari Karanganyar.  Yang dijual cuma berupa frameset, sistem pre order , yang waktu saya awal tertarik konon antriannya sudah beberapa bulan ke depan. Nama sepedanya Takka Steel Bike seri Conseres. Nama yang berasal dari nama putra buildernya. Menariknya lagi, harga frameset tidak begitu mahal, untuk ukuran handmade, frame sepedalipat seharga 3.25 juta masih termasuk wajar untuk sebuah karya seni.  Saya anggap begitu karena benar-benar bukan pabrikan massal, sampai saat ini, rata-rata sehari cuma menghasilkan 1 (satu) frame, makanya kudu sabar menunggu pesanan selesai.