Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

tentang (mantan) sepeda

tulisan ini aslinya berupa thread di twitter, yang sepertinya alangkah baiknya diarsipkan juga di sini, dengan beberapa tambahan dan pengurangan kalimat dan beberapa gambar yang sempat terdokumentasikan.. 
mari nostalgia dg (mantan) sepeda2 saya yg tak seberapa itu.. kebetulan, sebagian besar baru bisa kebeli saat di Jogja.

#1.
Sepeda mtb ladies, mbuh merknya apa. Beberapa kali sempet dibawa ke kampus. Waktu make sepeda itu ga ngerti sama sekali sama setingan yg enak dll- asal bawa aja. Endingnya ilang di dpn kontrakan. Dicuri kyknya.

#2.
Sepeda hitam. Merknya jg mbuh. Beli sama mas bengkel- yg namanya saya lupa/ hedeh- Karangkajen. Sempat saya pikir Federal tp ternyata bukan, tp gara2 sepeda ini saya kenal dg anak2 Fedjo- federal jogja.  Itu di bawah fotonya, .
saat sepedaan minggu pagi, mbonceng Thor dan bang Ai depan rektorat UGM.
#3.
Federal Metal Craft. Beli di bengkel sepeda di Jl. Gambiran. Beli fullbike dg setingan & groupset seadanya. Akhirnya dipake si sulung, dan sek…

tentang sebuah marah

kemarin, ada kejadian memalukan, saya sedikit meledak, marah-marah di kantor, marahin lelaki yang -walaupun maksudnya bercanda- megang-megang kedua lengan seorang perempuan dari belakang.  Gimana ya ngejelasinnya, pokoknya gitu deh, saya liatnya risih sendiri, saya tegur malah ngajak becanda, yaudah saya seriusin sekalian.

Sebenernya saat marah gitu banyak ga enaknya, ujung-ujungnya nyesel dan malah minta maaf akibat marah-marah.  Walaupun padahal yang salah juga siapa. Ga enakeun euy.

Belum lagi perasaan yg ngga nyaman, saya mikir sendiri: saya ini kenapa sih.  Masih saja ga bisa mengendalikan emosi. Entah sampai kapan.  Saya lelah juga.

tentang sebuah nama

seorang kawan, kemarin menatap nametag saya, lalu bertanya dengan raut muka bingung, ohiya itu adalah kawan seperguruan kyokushinkaikan waktu kuliah, dan sering main ke kos, kebetulan satu kos dan sekondannya memanggil saya dengan nama : uji.

"trus nama oji itu asalnya dari mana, ji?"
Ya tetap saya dia manggil saya dengan akhiran -ji, tiap kali ketemu.
"lah dikira sudah tau, itu dulu ceritanya waktu opspek, aku digundul, trus dikata2in mirip sama aktor hantu yang lagi naik daon waktu itu, Ozzy Syahputra.  Gitu.."
Temen saya manggut-manggut hwehehe

Ya namanya orang Banjar, sulit melafalkan huruf o dan z, yang ada jadinya Uji..

Ya tiap segmen kehidupan saya, rasanya ada beberapa kumpulan orang yang punya panggilan masing-masing terhadap saya, jadinya cukup menyenangkan, tanpa menolehpun saya tau yang manggil saya itu dari kelompok mana.

Keluarga.
Keluarga mertua dan komplek.
Temen sekolah.
Sebagian kecil kawan sekolah dan guru agama.
Temen kuliah.
Temen kantor.
Temen…

tentang domain setengah milyar

jadi, kemarin kapan itu, seorang kawan bercerita tentang domain barunya yang berekstensi dot id.  katanya lagi promo, sayapun tertarik, lalu ngecek domain auk.id, eh masih tersedia, dan daftarnya cuma 120rb.  minta proseskan sama temen saya itu, walau katanya nanti pas perpanjangan domain harganya jadi duakali lipat. yaudahlah gpp.

lalu, saya iseng ngecek lagi, domain rd.id,, eh tersedia, harga pendatarannya juga cuma 120rb. Tanpa pikir panjang, klik- masukin keranjang.

tapi, besoknya temen saya itu nelpon, kalau ternyata biaya domain itu ternyata bukan cuma 120rb, untuk auk.id yang tiga digit, masuk kategori domain premium yang harganya 15jeti. lah! Kemudian saya pun bergegas ngecek harga domain rd.id yang cuma dua digitm ternyata harganya setengah milyar hahaha edun.

lah, harga aslinya ga dicantumin dg jelas je, jadi aja saya sudah geer duluan, ngebayangin punya blog dengan domain dua digit yang ternyata cuma mimpi... :))

tentang sesuatu yang berubah

kemarin,  kawan lama dari Tulungagung berkunjung bersama kawan-kawannya, tiga hari.  Saya berusaha nemenin kemana bisanya.  Secara saya biasa bingung kalo nganter tamu, karena terbatasnya objek wisata yang bisa dikunjungi di selatan kalimantan ini.

Tapu hari terakhir kemarin seru, ngajak mereka ke maskot wisata di sini: pasar terapung di Lok Baintan, nah yang beda, saya iseng nanya kalo lanjut ke Banjarmasin berapa menit, eh katanya motoris cuma sekitar 40 menitan.  Jadi aja setelah selesai liat-liat dan makan soto di atas sungai, perjalanan lanjut ke ibukota provinsi ini.

Kepikiran banyak selama di jalan: rumah-rumah yang terasnya ngadep sungai, jamban-jamban yang masih berjejer di sisi sungai yang sampai sekarang saya ga habis pikir kenapa harus dihapuskan hanya gara-gara etika berkedok kesehatan.   Kehidupan dan aktifitas di sepanjang sisi sungai, kehidupan yang akrab sedari saya kecil.

Di jalan kepikiran, kenapa objek wisata di kampung saya ini sedikit, dan baru rada banyakan bebe…

tentang lospokus

ya, rasanya beberapa hari ini ada beberapa kejadian yang membuat saya lospokus alias ga fokus terhadap hal yang sebenarnya sederhana. Mungkin akibat saya yang baru menyadari bahwa pekerjaan yang sekarang, orang yang dihadapi sekarang, jauh beda dengan lingkungan kerja sebelum-sebelumnya.  Dan apa ya, seperti yang sudah-sudah, jikalau sudah tidak berkenan- maka saya akan bosan dan dengan cepat mencari pembenaran-pembenaran atas ketidaksukaan saya akan sesuatu yang tidak berkenan dengan hati nurani saya.

*edun kalimatnya ga efektif samasekali dan banyak kata ulangan hehe

Mungkin jalan alternatif yang saya pikirkan beberapa minggu belakangan ini harus diwujudkan.  Saya masih tidak rela akhir pekan saya dikorbankan demi kerjaan, sungguh not worthed.

Merusak jadwal sepedaan saya sahaja.
Haha alasan yg absurd.

“The loneliest people are the kindest. The saddest people smile the brightest. The most damaged people are the wisest. All because they do not wish to see anyone else suffer the way the…

tentang hidup ini tujuanmu untuk apa, sih?

Saya pikir, setelah 'kabur' dari tempat kerja sementara untuk sekolah, untuk kemudian kembali ke tempat 'kerja' masalah akan (sedikit) berkurang- tapi nyatanya hidup ini memang terbentuk dari kumpulan masalah, yang ga bakal pernah hilang, kan?

Tapi paling tidak, saya semakin belajar akan arti sebuah konsekuensi, tentang sedikit keberanian, dan semakin meyakini bahwa destiny does exist.  Tak ada yang namanya sebuah kebetulan, bertentangan dengan petuah di film 500 days of Summer:
..you can't ascribe great cosmic significance to a simple earthly event. Coincidence. That's all anything ever is. Nothing more than coincidence.. (Scott Neustadter) Sudahlah, nikmati dunia ini sebagaimana adanya.

tentang Pure Saturday

..sebenernya, lebih pas ini adalah tentang buku perjalanan band indie asal Bandung.  Band yang musiknya tidak masuk kategori favorit saya hehe tapi apapun buku mengenai kisah perjalanan seseorang selalu menarik perhatian saya.  Hal itulah yang secara random membuat saya memutuskan dengan singkat untuk membeli buku ini (yang sebenernya diterbitkan pertamakali di tahun 2013 oleh nkl347 yang kemudian dicetak ulang oleh KPG di tahun sekarang) beberapa menit sebelum ada pengumuman kalau toko buku akan ditutup.

Firasat saya kali ini tepat.  Buku yang bersampul warna hitam, warna favorit saya, ditambah dengan tampilan yang super sederhana, itu ternyata isinya mudah sekali dicerna, alurnya mudah diikuti, walau berisi perjalanan (karir) band Pure Saturday secara detil dan runut sejak personilnya berkenalan, membentuk band, manggung, sampai bikin rekaman, sampai keadaan personilnya di saat sekarang.

Saya sendiri mengenal band ini melihat videoklip Pure Saturday tampil di televisi, dan mendenger…

tentang kang Lantip

siapa sih yg ndak kenal sama blogger asal Njogja yg bernama kang Lantip kui.  Kecuali dirimu ndak kenal blog, saya sedari dulu tau tapi sungkan kenalan dengan beliau, soalnya ketoke terkenal sekali.  Tujuh taun hidup di Jogja malah tak pernah ngobrol sekalipun dengan beliau itu, lha kan nyebahi sekali saya ki, ga sopan sama tuan rumah hihi

lucunya, saya jadi bertekat ingin ketemu dengan beliau itu gara-gara kami satu pemahaman mengenai panganan bulet ijo bernama KLEPON! yang disesatkan sedemikian rupa oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab yang malah keukeuh kalau makhluk itu adalah Onde-onde, wooo ngawur.

Jadi aja, kmaren malam janjian di warung kopi, yang posisinya padahal deket dengan tempat saya tinggal dulu, tapi saya justru ga ngeh: namanya warung kopi Blandongan.  Woh kopinya ampuh tenan, mampu bikin mata saya tadi malam super cerah sampai menjelang sahur haha

Dan, sosok kang Lantip ternyata jauh dari bayangan saya, lha habisnya saya kebayang ikon gajahnya beliau je, duh nuwun s…

tentang 100 Soneta Cinta

gara2 beberapa kali ada yang bercerita tentang buku 100 Soneta Cinta karya Pablo Neruda, yang mana saya sendiri belum punya dan belum baca hehe.  Sepertinya itu buku yang menarik.  Dan teringat bahwa sudah sekian lama ga bikin kuis-kuisan.  Maka sepertinya menjelang lebaran ini keren juga dibikin kuis *mbulet dan ketoke samasekali ga ada hubungannya*

Jadi, pertanyaan kuisnya mudah aja;

Kenapa buku itu sepertinya menarik dan ingin dibaca?
Tinggal jawab di kolom komentar di bawah kui.  Lah, skalian mbantu saya sesekali memperbanyak kunjungan di blog yg lama tak diisi lagi ini, hehe.

Nanti komentar2 yang masuk saya undi deh, rencananya mau disiapin hadiahe utk dua orang pemenang.

Gampang ae toh. So, monggo jikalau pengen ikutan.

--------
nb:
*kuis ini ditutup hari sabtu, tgl 1 Juni jam 00.00. rencanane gitu. suwun

tentang rusuh

jadinya, akibat soal pemilu yang tak berkesudahan ini, karena tentu saja pihak yang tak mau kalah, keras kepala dan super nyebelin, ditambah orang-orang yang seperti dicuci otak itu, saya jadi kehilangan respek sama beberapa orang, beberapa kawan.  Walau ya di luar soal itu, kawan tetaplah kawan, tapi tetap saja..

Ada apa sebenarnya di balik otak manusia? Sampai tak bisa lagi noleh kiri kanan?

tentang pilihan dan ketentuan

Bagi saya, sebuah proses dalam memilih sesuatu sudah berakhir saat sudah menentukan pilihan, kemudian cuma berusaha tidak suudzon dg ketentuan-Nya. Apapun endingnya, suka tidak suka, itulah sudah yg terbaik.
Berteriak & protes karena tidak sesuai kehendak & mimpi ya tidak mengapa, itu haknya manusia yang punya panca indera. Tapi penentunya tetaplah Dia yg punya hak atas takdir manusia & alam semesta.
Itu,  adalah status saya hari ini di facebook.  Hasil obrolan dengan seorang teman baik, yang masih yakin atas segala macam kecurangan.  Saya bukannya emosi menanggapinya, justru karena teman saya itu sejatinya punya ilmu & batin yang lebih bagus dari saya, maka malah enteng aja nanggapinnya.

Saya pikir, toh sekeras apapun mempertahankan kehendak, bukankah takdir sudah digariskan untuk diimani.  Bagi saya, urusan pilih memilih pemimpin negeri ini sudah usai.  Tinggal menunggu.  Mau berburuksangka ataupun berbaiksangka atas segala ketentuan-Nya.  Sekali lagi terserah …

tentang ke blogspot lagi

ya, akhirnya sekian lama kemarin mencoba pake hosting sendiri di wordpress, akhirnya domain ini dikembalikan lagi hosting ke blogspot hehe. ya gimana pake shared hosting ternyata beneran ngikutin jargon ono rego ono rupo/

sudahlah sering lelet pas dibuka, beberapakali juga mengalami error, sempet dideface sgala haha haduh padahal isinya juga apaan, diisinya juga jarang-jarang.

jadi ya mari kembali mengakrabkan diri dengan blogspot lagi. uye.